Selasa, 01 Oktober 2013

Karir Last Child



Setelah merilis mini album GROW UP secara swadaya pada tahun 2001, kemudian pada 2008, di bawah bendera Fake Records mereka unjuk gigi dengan album berjudul EVERYTHING WE ARE EVERYTHING. Album ini melahirkan single hitsDiary Depresiku, Pedih, dan Kembali.

Hingga April 2010, tercatat lebih dari 110.000 orang Last Friends, sebutan untuk fans mereka, secara rutin berinteraksi di www.facebook.com dan berkat kesetiaan Last Friends pula, RBT Last Child dari album EVERYTHING WE ARE EVERYTHING, menembus angka lebih dari 300.000 download. Sungguh sebuah angka yang fenomenal bagi sebuah band indie yang belum terlalu dikenal oleh masyarakat luas. 

Di bawah naungan label Dr. M, lagu Diary Depresiku kemudian dimastering ulang oleh Jemi Sitanayah, MMus (Mastering of Music, sound engineering), jebolan Berklee College of Music, USA.
Setelah sukses dengan single Diary Depresiku, Pedih, dan Percayalah itu, Last Child kemudian merilis album OUR BIGGEST THING EVER, di bawah label Dr. M. Album ini merupakan studio perdana Last Child yang dirilis pada 25 Januari 2012. Dalam album ini, mereka juga merangkul Gisel, salah satu jebolan Indonesian Idol di lagu Seluruh Nafas Ini.

0 komentar:

Posting Komentar