Setelah merilis mini album GROW UP secara swadaya pada tahun 2001, kemudian pada 2008, di bawah bendera Fake Records mereka unjuk gigi dengan album berjudul EVERYTHING WE ARE EVERYTHING. Album ini melahirkan single hitsDiary Depresiku, Pedih, dan Kembali.
Hingga
April 2010, tercatat lebih dari 110.000 orang Last Friends, sebutan untuk fans
mereka, secara rutin berinteraksi di www.facebook.com dan
berkat kesetiaan Last Friends pula, RBT Last
Child dari album EVERYTHING WE
ARE EVERYTHING, menembus angka lebih dari 300.000 download. Sungguh
sebuah angka yang fenomenal bagi sebuah band indie yang belum terlalu dikenal
oleh masyarakat luas.
Di
bawah naungan label Dr. M, lagu Diary
Depresiku kemudian dimastering ulang oleh Jemi Sitanayah, MMus (Mastering of Music, sound engineering),
jebolan Berklee College of Music, USA.
Setelah
sukses dengan single Diary Depresiku,
Pedih, dan Percayalah
itu, Last Child kemudian merilis
album OUR BIGGEST THING EVER, di
bawah label Dr. M. Album ini merupakan studio perdana Last Child yang dirilis pada 25 Januari 2012. Dalam album ini, mereka
juga merangkul Gisel, salah satu
jebolan Indonesian Idol di lagu Seluruh
Nafas Ini.


0 komentar:
Posting Komentar